Cara Menolak Perasaan Seseorang Dengan Halus

Cara menolak perasaan seseorang dengan halus

Cara Menolak Perasaan Seseorang Dengan Halus
Image: Google

Cara menolak perasaan seseorang dengan halus memang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan; di satu sisi Anda tidak ingin menyakiti perasaannya, namun di sisi lain Anda juga ingin segera melepaskan diri dari rasa ketidaknyamanan yang menjerat. Ingin tahu cara menolak perasaan seseorang tanpa menyakiti hatinya? Baca terus artikel ini untuk menemukan jawabannya!

Berikut, Cara Menolak Perasaan Seseorang Dengan Halus.

1. Berkatalah sejujurnya. Umumnya, berkata jujur adalah cara terbaik untuk menolak seseorang. Berbohong, apa pun situasinya, pada dasarnya adalah tindakan yang negatif dan tidak sopan. Jika Anda memang tidak ingin mengencani seseorang, pastikan Anda menyampaikannya sejujurnya dan selugas mungkin.

Ada kalanya Anda perlu bersikap blak-blakan. Misalnya, Anda bisa berkata, “Tidak, terima kasih, aku sudah punya teman kencan untuk ke pesta itu.".

Namun ada kalanya Anda perlu memperhalus penolakan dengan berkata, “Tidak, terima kasih. Aku cuma merasa kita sepertinya kurang cocok.”.

Jangan mengarang alasan. Misalnya, jangan mengaku akan pergi ke luar kota di akhir pekan jika Anda tidak benar-benar melakukannya. Hati-hati, ada kemungkinan Anda akan berpapasan dengannya tanpa sengaja; percayalah, hatinya akan tersakiti jika tahu Anda sudah membohonginya.

2. Gunakan teknik “pujian berlapis”. Pujian berlapis adalah teknik yang sangat efektif untuk melontarkan respons; pada dasarnya, Anda perlu “mengapit” komentar negatif dengan dua komentar positif. Cobalah menggunakan teknik ini jika Anda perlu menolak seseorang.

Salah satu contoh pujian berlapis adalah dengan berkata, “Kamu orang yang sangat menyenangkan! Sayangnya, aku tidak tertarik mengencanimu. Tapi percayalah, suatu hari nanti akan ada seseorang yang sangat beruntung karena bisa mengencani orang sehebat kamu!"

Anda juga bisa berkata, “Kamu teman yang sangat baik! Maaf ya, aku cuma menganggapmu teman. Eh, tapi aku senang sekali lho waktu kita bepergian beramai-ramai!"

Tunjukkan ketulusan Anda. Jangan memberikan pujian yang palsu; percayalah, dia akan menyadarinya dan tersakiti karenanya.


3. Bersikaplah lugas. Jika tidak ingin mengencani seseorang, sampaikan penolakan Anda dengan jujur dan tegas. Jangan berbelit-belit, jangan pula memberikan harapan palsu. Jika keputusan Anda sudah bulat, segeralah menyampaikannya.

Jika seseorang mengajak Anda berkencan namun Anda tidak bersedia menerima ajaknnya, sampaikan penolakan tersebut dengan tegas. Jangan khawatir; Anda bisa bersikap lugas dan ramah pada saat yang bersamaan.

Percayalah, Anda selalu bisa menyatakan perasaan dengan lugas tanpa harus menyakiti hati orang lain. Cobalah tersenyum dan berkata, “Ajakanmu terdengar menyenangkan, tapi maaf, aku tidak bisa ikut. Aku tidak tertarik mengencanimu.”.

Jangan berbasa-basi. Jika Anda tidak ingin menerima perasaannya, tidak perlu berkata, “Aku pikir-pikir dulu, ya.”.

Sebaiknya, sampaikan penolakan Anda secepatnya. Jangan memberikan harapan palsu dengan berkata, “Nanti kuhubungi lagi, deh.”.

4. Hargai dia. Perlakukan dia selayaknya Anda ingin diperlakukan. Dengan kata lain, pastikan Anda selalu berpikir sebelum berucap; pertimbangkan respons Anda sebaik-baiknya. 

Anda boleh meminta waktu sejenak sebelum merespons, terutama karena Anda pasti merasa terkejut dan membutuhkan waktu untuk berpikir terlebih dahulu.

Ucapkan terima kasih. Anda seharusnya merasa bersyukur karena disukai oleh orang lain; untuk itu, cobalah berkata, “Terima kasih karena sudah menyukaiku, tapi maaf, aku tidak bisa menerimanya.”.

Jangan tertawa. Beberapa orang cenderung akan tertawa gugup ketika terjebak dalam situasi yang canggung. Cobalah untuk tidak melakukannya jika tidak ingin menyakiti perasaan lawan bicara Anda.

5. Berkomunikasilah dengan efektif. Terkadang, yang terpenting bukanlah apa yang Anda katakan, melainkan bagaimana cara Anda mengatakannya. Jika Anda ingin menolak perasaan seseorang, cobalah memikirkan faktor-faktor lain yang memegang peranan selain kata-kata Anda. Ingat, bahasa nonverbal juga memiliki kontribusi yang sangat besar dalam sebuah percakapan!

Gunakan nada bicara yang tepat. Pastikan suara Anda terdengar tegas namun tetap lembut.

Lakukan kontak mata. Bahasa tubuh semacam ini akan menunjukkan keseriusan sekaligus penghargaan Anda terhadap lawan bicara.

Jika Anda berdua sedang berada di tempat umum, jangan berbicara terlalu keras. Tidak perlu menunjukkan kepada semua orang bahwa Anda sedang menolak perasaan orang lain.

Nah, itulah beberapa Cara Menolak Perasaan Seseorang Dengan Halus yang bisa Anda Coba. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berapa bulan kambing bunting sampai lahir

cara memilih bibit kambing Peranakan Etawa (PE) yang baik

cara merawat anak kambing yang baru lahir